Menjemput Impian : Menonton Timnas Indonesia Live @Stadion

Tanggal 22-Agustus-2011 suatu keajaiban terjadi. Berawal dari jam pulang sekolah yang dimajukan menjadi jam 11.00 walau aku tetap pulang dari sekolah jam 12.oo hingga sampai dirumah tepat jam 13.00.  Tapi berkat itu, sesampainya dirumaih tiba-tiba terlintas dipikiranku untuk mengajak ayahku pergi ke Solo untuk menyaksikan lagi persahabatan Indonesia kontra Palestina, awalnya aku hanya bercanda seperti ayahku yang asal menyanggupi. Tetapi, setelah dipikir-pikir sepertinya permintaan ku mustahil terjadi, jam sudah menunjukkan 13.15 dan aku belum siap sama sekali, mulai dari belum punya tiket sampai persiapan lainnnya. Akhirnya sementara aku memustukan tidak jadi alias batal. Tapi, bagaimanapun juga rasanya harapanku untuk menonton pertandingan secara langsung tetap kuat, karena salah satu target ku adalah menonton pertandingan bola langsung di stadion. Berbekal rasa percaya, aku mencoba untuk mencari cara untuk membeli tiket online, tetapi yang aku dapatkan hanya berita bahwa tiket vip akan dijual tanggal 22 jam 15.00. Dan kepercayaan diriku semakin meningkat, aku mengajak ayahku lagi, aku yakin jika saat itu juga aku  naik kereta api ke Solo pasti akan sampai disana tepat jam 15.o0. Berbekal semangat yang menggebu-gebu, aku menyiapkan barang bawaan. Alhamdulilah, mbaku bersedia meminjamkan kamera DSLR beserta lensa yang baru saja di sewa oleh nya. Dengan mantap aku berangkat, dan terus berda supaya salah satu impianku ini bisa terwujud.

Sesampainya di Stasiun Tugu Yogyakarta, aku langsung bergegas menuju loket tiket diikuti ayahku dibelakang. Aku menanyakan jadwal keberangkatan, dan yang paling dekat adalah jam 14.35, tak apalah pikirku dalam hati. Kami menunggu dengan sabar sampai jam 14.35 , dan seperti biasanya kereta nya selalu datang tepat waktu. Aku dan ayahku bergegas memasuki kereta dan mencari tempat duduk.

Selama perjalanan aku terus berdoa dan berharap, semoga impianku terwujud hari ini. Semoga Allah mengabulkan impianku.

Sekitar satu jam perjalanlian an menuju stasiun Balapan Solo. Sesampainya di Stasiun Balapan aku mengajak ayahku bergegas untuk pergi ke Stadion Manahan. Sayang, aku salah memilih alat transportasi, aku dan ayahku terpaksa bersabar di atas becak. Rasanya lama sekali. Berkali-berkali aku mengucap kenapa kita tidak naik taksi.

Walau rasanya impian itu terasa tak mungkin. Tapi bukannya tidak ada yang mustahil di dunia ini? Asal kita mau mencoba dan berusaha…

Akhirnya, kami sampai di Stadion Manahan. Suasana diluar maupun didalam stadion sangat ramai. Kami mencari loket untuk pembelian tiket vip. Antrian sudah sangat panjang, apalagi saat tahu kalo antrian itu berkelok-kelok. Belum sampai di tengah jalan, tiket untuk vip kuning sudah habis, tinggal 700 tiket vip merah. Aku tetap bersabar dalam antrian, walau banyak yang bilang kalau tiketnya akan segera habis, tapi aku tetap optimis. Antrian berjalan pelan berbeda dengan laju tiket yang berjalan cepat. Dan sedikit lagi aku masuk, tiket sudah habis, padahal tinggal sedikit lagi 4 orang didepanku tidak kebagian begitu pula dengan puluhan orang dibelakangku.

 

Tinggal sedikit lagi impianku terwujud, tapi selalu ada hambatan untuk membuatku tetap teguh dan sabar.

 

Diumumkan bahwa untuk tribun timur masih tersedia 1000 tiket. Tapi, waktu sudah tidak memungkinkan, dan antrian untuk tiket tribun timur pun sudah mengular. Akhirnya, dengan keputusan yang sangat berat , kami membeli tiket dengan cara yang ilegal.

Kami pergi meninggalkan stadion manahan dan segera mencari hotel terdekat dan beristirahat.

Sungguh perbuatan yang tak patut ditiru, dan tak akan pernah ku ulangi lagi : membeli tiket dari tangan ilegal.

Kami berbuka puasa, sholat maghrib lalu pergi ke stadion Manahan. Disana-sini banyak tangan-tangan ilegal yang masih menawarkan tiket. Dan harga tiket menjadi turun drastis. Antrian masuk berjalan dengan tertib walau sesampainya di tribun sudah sangat ramai dan memang kurang rapi. Dan seluruh penggila bola Indonesia siap terlibat dalam euforia. Kami bersiap untuk mendukung Garuda Indonesia.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s