Blackboard ~ Jidai to Tatakatta Kyoushitachi ~

Lagi-lagi drama jepang membuat hilang kepenatan rutinitas sekolah. Sekolah, penat ya mba? he he soalnya lagi kelas xii (harap maklum bentar lagi ujian). Tapi, drama jepang kali ini sungguh berbeda, tapi tetap drama jepang itu punya ke khasan yang membedakannya dengan drama korea yang lagi booming, jadi setiap ketika nonton drama jepang setidaknya ada ilmu yang kita dapat, misal dramanya tentang chef ketika akan dikasih tahu pengetahuan tentang masak2-an. Ok stop, cukup sampe disitu, sekarang kita bahas drama jepang yang bikin saya nangis 20 menit gak henti-henti.

Judulnya Blackboard-Jidai to Tatakatta Kyoushitachi-

Kalau baca atau denger kata blackboard pasti yang dibayangkan tentang papan tulis kan? semoga ia he he..drama jepang yang satu ini cukup singkat, hanya ada 3 episode dan masing-masing punya cerita dan tokoh yang berbeda…eittsss…tenang tapi masih ada benang merahnya.

Episode yang pertama bercerita tentang seorang guru di jepang saat jepang masih berperang melawan amerika dan sekutunya, saat itu senseinya bersedia untuk menjadi tentara, dan pastinya dia memotivasi anak murid nya untuk berjiwa patriot,singkat cerita jepang kalah, dan tangan senseinya patah sebelah, tapi dia berniat untuk terus mengajar, dan mungkin saking kangennya sama siswanya dulu dia berusaha mencari siswa2nya..dan mengadakah reunian, dan ada beberapa siswa yang menyalahkannya karena motivasinya dulu untuk membela jepang (karena saat kondisi jepang kalah, bener2 jepang tu  kacau, ingat pelajaran sejarah kan?) Tapi sensei nya gak mau nyerah, dia tetap mau ngajar, dan ngajak anak-anak yang kerja di pabrik untuk jadi muridnya, alhasil anak itu malah dipukulin sama bosnya dan dia jadi marah besar sama sensei..dan kelanjutannya tonton sendiri yaaa…

Episode kedua jadi anak yang marah sama sensei tadi sekarang jadi guru dijaman 80an yang anak2nya ada yang nakal kebangetan sampai ngerusak fasilitas sekolah, tapi senseinya itu berhasil mengatasinya dengan kekerasan yang sebenarnya terlarang. Nah disekolah yang dulu tempat senseinya belajar (smp) ada beberapa anak nakal juga, makanya senseinya di panggil kesitu, karena dia juga alumni smp itu. Jadi, senseinya itu sebenarnya kalau ngajar sama anak yang baik ya biasa aja, tapi kalau sama yang berandalan dia pakai kekerasan. Nah terjadi pro kontra saat dia melakukan violence di smp itu, dan buruknya lagi anaknya sensei yang pinter merasa kurang perhatian dari ayahnya yang serius banget jadi guru, dan malah agak rebell juga anaknya..endingnya nonton sendiri jugaa yaaa

Episode 3 kali ini yang jadi guru cewek, masalahnya di tahun 2011 smpe sekarang adalah anak-anaknya mulai melupakan sekolah, malah sibuk ndandan dan main-main, dan lebih fokus untuk bimbel, gurunya sampai dibuat stres sama satu murid pindahan yang cuma bisa jawab I don’t understand (wakarimasen), dan ternyata latbel keluarga itu yang membuatnya jadi males sekolah, ibunya semacam gak bertanggung jawab..eh kelanjutannya nonton sendiri aja dink..capek nulisnya

Intinya ceritanya keren banget…cocok untuk semua kalangan khususnya pelajar, atau yang mau jadi guru, atau yang udah jadi guru..dan jangan lupa siap-siap tissue

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s